Example 728x250
Kesehatan

Sering Dianggap Sepele, Ini Tanda Stroke yang Perlu Diwaspadai

×

Sering Dianggap Sepele, Ini Tanda Stroke yang Perlu Diwaspadai

Share this article
gejala stroke
gejala stroke

Stroke merupakan kondisi medis darurat yang membutuhkan penanganan secepat mungkin. Masalahnya, tanda awal stroke tidak selalu langsung dikenali. Sebagian orang mengira tubuh yang tiba-tiba lemas, bicara tidak jelas, atau mengalami pusing hanyalah akibat kelelahan. Padahal, gejala stroke yang muncul mendadak dapat menjadi tanda adanya gangguan aliran darah ke otak.

Mengetahui tanda-tandanya membantu Anda mengambil keputusan dengan cepat. Ketika gejala muncul, jangan menunggu sampai kondisi membaik dengan sendirinya. Semakin cepat seseorang mendapatkan pertolongan medis, semakin cepat pula dokter dapat menentukan penanganan yang sesuai.

Apa yang Terjadi Saat Seseorang Mengalami Stroke?

Secara sederhana, stroke terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak terganggu. Otak membutuhkan oksigen dan nutrisi yang dibawa melalui aliran darah. Ketika pasokan tersebut terhenti atau terjadi perdarahan, sel-sel otak dapat mengalami kerusakan.

Stroke secara umum dibedakan menjadi dua jenis. Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah menuju otak tersumbat, sedangkan stroke perdarahan terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan. Keduanya dapat menimbulkan gangguan fungsi tubuh, termasuk kemampuan bergerak, berbicara, melihat, dan menjaga keseimbangan.

Karena bagian otak yang terdampak dapat berbeda, gejala yang muncul pada setiap orang tidak selalu sama. Namun, perubahan fungsi tubuh yang terjadi secara tiba-tiba patut mendapat perhatian serius.

Ciri-Ciri Stroke yang Paling Mudah Dikenali

Ada beberapa tanda yang sebaiknya tidak diabaikan. Wajah yang tiba-tiba menurun pada salah satu sisi, misalnya, dapat terlihat ketika seseorang tersenyum. Salah satu sudut mulut mungkin tampak lebih rendah atau wajah menjadi tidak simetris.

Tanda berikutnya adalah kelemahan pada salah satu lengan atau kaki. Seseorang mungkin mendadak kesulitan mengangkat satu tangan, berjalan, atau mempertahankan posisi tubuh. Kondisi tersebut berbeda dari rasa lelah biasa karena muncul secara tiba-tiba dan biasanya hanya memengaruhi salah satu sisi tubuh.

Perubahan kemampuan berbicara juga perlu diwaspadai. Seseorang dapat tiba-tiba berbicara pelo, sulit menemukan kata yang tepat, sulit memahami pembicaraan, atau tampak kebingungan saat berkomunikasi.

Gangguan penglihatan yang muncul mendadak, kehilangan keseimbangan, dan kesulitan berjalan juga termasuk tanda yang perlu diperhatikan. Jangan menganggap perubahan tersebut sebagai masalah ringan jika terjadi tanpa penyebab yang jelas.

Gejala Stroke yang Sering Disalahartikan

Salah satu alasan stroke terlambat ditangani adalah gejalanya dianggap sebagai keluhan sehari-hari. Mati rasa atau kesemutan pada tangan, misalnya, sering dianggap sebagai posisi tidur yang salah. Namun, apabila muncul mendadak dan disertai kelemahan pada satu sisi tubuh, kondisi tersebut perlu segera diperiksa.

Bicara yang tiba-tiba kacau juga dapat dianggap sebagai efek kurang tidur atau kelelahan. Padahal, perubahan kemampuan berbicara yang berlangsung mendadak merupakan salah satu tanda penting yang tidak boleh diabaikan.

Begitu pula dengan pusing atau kehilangan keseimbangan. Keluhan tersebut memang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk vertigo, tetapi bukan berarti stroke dapat langsung disingkirkan. Gangguan penglihatan mendadak juga sebaiknya tidak selalu dianggap sebagai masalah mata biasa.

Dengan kata lain, mengenali ciri ciri stroke bukan berarti mendiagnosis diri sendiri. Tujuannya adalah mengetahui kapan sebuah perubahan tubuh membutuhkan pertolongan medis segera.

Cara Cepat Mengenali Stroke dengan Prinsip FAST

Salah satu cara sederhana untuk mengingat tanda stroke adalah prinsip FAST. Face mengingatkan Anda untuk memeriksa apakah wajah terlihat turun atau tidak simetris. Arm berarti memperhatikan apakah salah satu lengan mendadak lemah atau sulit diangkat.

Kemudian ada Speech, yaitu perubahan pada kemampuan berbicara atau memahami pembicaraan. Terakhir, Time, yang menekankan bahwa waktu sangat penting. Jika tanda-tanda tersebut muncul secara mendadak, segera cari pertolongan medis.

Jangan menunggu gejala bertambah parah. Pada stroke, keterlambatan penanganan dapat membuat kerusakan otak menjadi lebih luas.

Apakah Gejala Stroke Bisa Hilang Sendiri?

Gejala yang membaik bukan berarti kondisi sudah aman. Ada kondisi yang disebut transient ischemic attack (TIA), yaitu gangguan aliran darah ke otak yang menimbulkan gejala sementara. Gejalanya dapat menyerupai stroke dan kemudian menghilang.

Meski berlangsung singkat, TIA tetap membutuhkan pemeriksaan medis. Menganggap gejala tersebut sebagai masuk angin, kelelahan, atau sekadar kurang tidur dapat membuat seseorang melewatkan kesempatan untuk mendapatkan evaluasi dan pencegahan lebih lanjut.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Gejala Stroke?

Jika Anda atau orang di sekitar mengalami gejala yang mengarah pada stroke, segera cari layanan medis darurat. Catat waktu ketika gejala pertama kali muncul karena informasi tersebut dapat membantu tenaga medis menentukan penanganan.

Hindari memberikan makanan, minuman, atau obat secara sembarangan, terutama ketika orang tersebut mengalami gangguan menelan atau kesadaran. Jika kondisinya tidak memungkinkan, jangan memaksakan pasien mengemudi sendiri. Mintalah bantuan untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin.

Bagi Anda yang berada di Malang dan sekitarnya, pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan di Persada Hospital, termasuk ketika membutuhkan akses layanan medis untuk kondisi yang memerlukan perhatian segera.

Persada Hospital

Email: [email protected]
Telepon: (0341) 299 6333
WhatsApp: 0811 3058 8585
Emergency: (0341) 299 6299
Alamat: Kompleks Araya Business Center, Jl. Raden Panji Suroso Kav. II-IV, Purwodadi, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126
Website: https://persadahospital.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *